Tampilkan postingan dengan label bangunan bersejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bangunan bersejarah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 Agustus 2015

Villa Isola Bumi Siliwangi Tempo Dulu

Nama Villa Isola diadaptasi dari kata M’ISOLO E VIVO (Saya mengasingkan diri dan bertahan hidup), slogan dan jalan hidup yang dianut oleh pemiliknya, Dominique Willem Berretty. Villa Isola yang sekarang bernama Bumi Siliwangi awalnya merupakan villa pribadi milik konglomerat Dominique Willem Berretty, sehingga dikenal juga dengan nama villa Barrety. Tulisan M’ISOLO E VIVO awalnya dipasang pada dinding bagian depan villa isola, sekarang telah diganti menjadi tulisan "Bumi Siliwangi"

Villa Isola Bumi Siliwangi
Villa Isola Tempo Dulu

Villa Isola Bumi Siliwangi
Villa Isola Tempo Dulu

Villa Isola Bumi Siliwangi
Villa Isola Tempo Dulu

Villa Isola Bumi Siliwangi
Villa Isola Tempo Dulu

Villa Isola Bumi Siliwangi
Villa Isola Tempo Dulu

Villa Isola Bumi Siliwangi
Villa Isola Tempo Dulu

Villa Isola Bumi Siliwangi
Bumi Siliwangi Saat Ini

Bangunan bergaya art deco ini didesain oleh arsitek ternama pada masa itu, C.P. Wolff Schoemaker. Saat itu desain Villa Isola betul-betul merupakan puncak dari modernitas. Gedung ini dibangun dalam waktu yang sangat cepat pada masanya, yaitu hanya selama 6 bulan dari Oktober 1932 hingga Maret 1933. Diperkirakan Barrety menghabiskan sekitar 500.000 gulden (harganya sekarang sekitar 250 M rupiah) untuk membangun Villa Isola.

Dominique Willem Berretty berdarah campur Jawa dan Italia, lahir di Hindia Belanda pada tanggal 20 November 1890. Berretty muda adalah orang yang ambisius dan sempat bekerja di surat kabar Java Bode. Dalam keadaan tidak mempunyai uang, dia memulai usaha jasa telegraf pada tahun 1917 dengan menggunakan uang pinjaman. Karirnya mulai tampak menanjak saat dia mendirikan agen press ANETA (Algemeen Nieuws en Telegraaf Agentschap) di Batavia. Agen berita ini memonopoli pengadaan berita tentang Hindia Belanda, dan itu membuat dia menjadi kaya dan menjadi selebriti saat itu

Setelah kematian Berretty, Villa Isola menjadi milik Hotel Savoy Homann. Pada masa pendudukan Jepang, tempat ini menjadi markas tentara kerajaan… nasib buruk bagi bangunan yang dibangun pada tahun 1933 oleh uang dari Jepang sendiri.

Setelah kemerdekaan Indonesia, Villa Isola direnovasi dan diberi nama Bumi Siliwangi. Di bagian paling atas kemudian dibangun satu lantai lagi. Pada tanggal 20 Oktober 1954, Mr. Ali Sostroamidjojo, Perdana Menteri saat itu, mempersembahkan gedung sebagai markas besar UPI dan Prof Moh. Yamin, Menteri Pendidikan saat itu, menanam pohon beringin di dekat kolam renang pada peresmian selesainya renovasi bangunan ini. Menurut berbagai sumber, seorang anak dari Berretty namanya Anna membunuh diri di Isola. Dia menggantung diri di atas kolam di samping pohon yang besar.


dan berbagai sumber

Jumat, 04 Oktober 2013

Sekolah Jaman Dulu di Bandung

Foto Foto aktifitas Sekolah Jaman Dulu di Bandung. Foto sekolah dan siswa pada jaman pra kemerdekaan yang diabadikan mata lensa, dan menjadi salah satu rekam jejak sejarah yang tertinggal. 

Pendidikan formal di Indonesia mulai dikenal pada masa ini, pada awal masa penjajahan sampai tahun 1903 sekolah formal masih dikhususkan bagi warga Belanda di Hindia Belanda. Sekolah yang ada pada masa itu diantaranya ELS, HIS,HCS, MULO, AMS. Sejak tahun1903 kesempatan belajar juga diberikan kepada orang-orang pribumi yang mampu dan warga Tionghoa

Sekolah khusus bagi warga pribumi kemudian dibuka pada tahun 1907 kemudian pada tahun 1914 seiring dengan diberlakukannya politik etis di Indonesia, berganti nama menjadi Hollandsch-Inlandsche School (HIS), sementara sekolah bagi warga Tionghoa, Hollandsch-Chineesche School (HCS) dibuka pada tahun 1908

bentuk awal bangunan Sakola Kautamaan Istri yang dikelola R. Dewi Sartika
Sakola Kautamaan Istri yang dikelola R. Dewi Sartika

GAJ Koert & istri bersama anggota orkes HBS Bandung 1926
GAJ Koert & istri bersama anggota orkes HBS Bandung 1926

HKS Lembang, 1931. Perintis seni rupa modern Indonesia, Sujoyono, pernah bersekolah di sini
HKS Lembang, 1931. Perintis seni rupa modern Indonesia

Kepala sekolah, guru dan para murid Opleidingsschool voor Inlandse Ambtenaren (OSVIA) Bandoeng, 1903. Inilah cikal bakal APDN STPDN
Kepala sekolah, guru dan murid Opleidingsschool voor Inlandse Ambtenaren (OSVIA) Bandoeng, 1903
Cikal Bakal APDN / STPDN / IPDN
Kursus keguruan di Bala Keselamatan, Bandung. 1930-an
Kursus keguruan di Bala Keselamatan, Bandung. 1930-an

siswa Hogere Kweekschool (HKS) Bandung tengah praktik mengajar di satu kelas Hollands-Inlandse School (HIS), 1926
siswa Hogere Kweekschool (HKS) Bandung tengah praktik mengajar
di satu kelas Hollands-Inlandse School (HIS), 1926

Sakola Kautamaan Istri, sekarang di Jl. Kautamaan Istri bandung
Sakola Kautamaan Istri, sekarang di Jl. Kautamaan Istri bandung
Sekolah anak-anak di Bala Keselamatan, Bandung. 1930-an
Sekolah anak-anak di Bala Keselamatan, Bandung. 1930-an

Sekolah bagi anak-anak pekerja di Perkebunan Onderneming Malabar
Sekolah bagi anak-anak pekerja di Perkebunan Onderneming Malabar

Sekolah Rakyat volksschool sukahurip priangan
Sekolah Rakyat volksschool sukahurip priangan

Sekolah Rakyat volksschool bagi anak pekerja perkebunan kina  Cinyiruan, Priangan

Pembukaan kampus  THS (ITB) oleh Ijzerman, 3 Juli 1920
Pembukaan kampus  THS (ITB) oleh Ijzerman, 3 Juli 1920